Mudik Lebaranku Kalimantan - Lampung 2015 #Part1

Mas Sahidin | Monday, November 16, 2015 |
Assalamualaikum wr.wb لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُl 
sahidin.com | Hay sahabat, setelah sekian lama tidak "menulis" disini berasa kangen banget. Kali ini saya akan menuliskan sebuah catatan perjalanan mudik lebaran pertama kali dengan rute Kalimantan - Lampung.
Terhitung sejak saya menginjakkan kaki dipulau Borneo (Red, Kalimantan) sudah 19 bulan atau 1 tahun 7 bulan saya lalui di pulau Kalimantan ini. Suka maupun duka sudah sangat melekat disetiap langkah kecil ini.
Pikirku hanya sederhana,"saat tiba waktu duka-ku, aku harus mengingat waktu suka-ku _ Dan saat tiba waktu suka-ku, aku harus mengingat waktu duka-ku".

Alhamdulilah, sejauh ini saya merasakan rasa nyaman yang amat dilingkungan baruku. Ku temukan keluarga kecilku disini.
Acara mudik kali ini memang sudah saya persiapkan matang-matang. Setelah lebaran tahun lalu gagal untuk mudik dan akhirnya tiket pesawat yang dipesan sebelumnya saya #refund, untung saja hanya dipotong beberapa persen saja oleh pihak traveloka. Memang sebelum traveloka menjadi booming seperti sekarang ini, saya sudah menggunakan layanannya dua tahun sebelumnya.
Dan untuk urusan tiket pesawatku di Mudik Lebaran tahun ini juga masih mempercayakan traveloka.
Oke deh, berikut ini beberapa rangkaian perjalanan Mudik Lebaranku Kalimantan-Lampung di tahun 2015 #Part 1:

#1. Booking Tiket Pesawat Pangkalan Bun - Jakarta


Disini semuanya dimulai, awal dari suatu keputusan tentang tanggal keberangkatan yang lumayan untuk membuat saya bimbang. Karena tanggal dimana hari libur lebaran (cuti bersama) belum juga saya ketahui.  
Takut akan melesetnya antara perkiraan tanggal keberangkatan dengan tanggal mulai libur lebaran adalah faktor utama kebimbangan ini. Secara, saya enggak mau membolos kerja..!!
Akhirnya, dengan segala pertimbangan. saya memutuskan untuku mengambil hari Selasa 14 Juli 2015 sebagai tanggal keberangkatan.
Karena saya tidak mau ambil resiko kehabisan tiket pesawat, maka jauh-jauh hari saya langsung melakukan reservasi secara online ke traveloka via Aplikasi Smartphone.
Rabu, 17 Juni 2015 malam hari selepas pulang kerja. Saya melakukan reservasi dan langsung mentransfer biaya Rp. 1.288.479. Hanya memerlukan waktu kurang dari 15 menit saja, itupun sudah dengan waktu untuk jalan dari kost-kostan ke Atm terdekat dan E-tiket pun sudah ditangan. ( Lihat postingan : E-tiket Pangkalan Bun - Jakarta ).

Untuk penerbangan dari Pangkalan Bun ke Jakarta, saya menggunakan maskapai Trigana Air dengan nomer penerbangan IL-709 waktu keberangkatan dari Pangkalan Bun ( Bandara Iskandar ) Selasa 14 Juli 2015 pukul 07 : 35 wib dan waktu kedatangan di Jakarta ( Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ) pukul 08 : 40 wib  (Red, sesuai schedule ).
Ini adalah penampakan E-tiket via Aplikasi Traveloka.

Trigana Air, ini akan menjadi pesawat pertama yang saya naiki dalam sejarah per-mudik-an ke Lampung. Maklum, baru pertama terbang...hehee
Biasanya mudik hanya menggunakan alat transportasi darat yaitu Bus ( Blitar - Lampung ). 

 #2. Booking Tiket Pesawat Jakarta - Bandar Lampung

Tepat satu minggu setelah saya reservasi tiket Pangkalan Bun - Jakarta, yaitu pada hari selasa 23 Juni 2015. Saya melakukan reservasi untuk tiket kedua, yaitu rute Jakarta - Bandar Lampung. Kali ini saya menggunakan maskapai Sriwijaya Air. Dengan Rp. 555.085 yang saya transfer, tiket kedua sudah landing ke tangan. Tentu saja berupa E-tiket yang ada pada Aplikasi Smartphone. Ini dia penampakan tiket kedua saya rute Jakarta - Bandar Lampung via Aplikasi Traveloka.

 Sya mengambil jadwal keberangkatan kedua "transit" pada pukul 11.15 wib, karena ditiket pertama jadwal kedatangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ( Jakarta ) adalah pukul 08 : 40 wib. Jadi, masih ada waktu ± 2 jam untuk transit di Jakarta.

#3. Galau Mikirin Tanggal untuk Balik ke Kalimantan..!!

Kalau sudah dikampung halaman dan keenakan kumpul sama keluarga, terkadang sukar untuk balik lagi ke tempat rantau. Disaat itulah titik kegalauan berada pada puncaknya. Ketika harus pergi lagi, disaat masih kangen-kangennya sama keluarga. Oleh karena itu, saya sebagai salah satu dari banyaknya kaum rantau di dunia ini ( yaelahhh ), harus bisa memaksimalkan moment mudik lebaran ini.

Alhamdulilah, pada tanggal 06 Juli 2015 surat keterangan cuti tahunan saya di ACC. Saya mengambil cuti tahunan ini secara penuh, karena memang sejak awal kerja saya belum satu hari pun mengambil cuti.
Terhitung mulai dari tanggal 14 Juli 2015 sampai 31 Juli 2015 masa cuti ini berlaku. Saya patut bersyukur, karena niat awal saya untuk tidak mengabaikan tata tertib serta peraturan dari perusahaan agar tidak membolos sebelum ataupun sesudah cuti bersama "lebaran" tercapai dengan mulai cuti ditanggal 14 Juli 2015.
Rencana untuk tanggal kepulangan ke Kalimantan pun langsung saya pikirkan. Paling lambat tanggal 31 Juli 2015 saya harus sudah di Kalimantan, dan masuk di tanggal 01 Agustus 2015. Tanpa Membolos Kerja.....!! 
  

 #4. Booking Travel ke Bandara Iskandar Pangkalan Bun

Tanggal 08 Juli 2015, saya langjut booking travel untuk mengantarkan ke bandara karena memang lokasi tempat tinggal sekarang ( pangkalan banteng) menuju ke bandara Iskandar ( Pangkalan Bun ) cukup jauh. Maka, saya memutuskan untuk menggunakan jasa travel dari CV. Citra Mardika Travel yang ada di Pangkalan Banteng.
Saya booking untuk tanggal 14 Juli 2015 dengan harga Rp. 100.000 ( Harga Lebaran ).

#5. Booking Tiket Pesawat Jakarta - Pangkalan Bun

Setelah E-tiket mudik menuju ke Lampung ( transit di Jakarta ) sudah ditangan, sekarang waktunya cari tiket untuk balik ke Kalimantan.
Disesi ini, terjadi suatu kesalahan dalam perhitungan waktu, jarak dan transportasi. Pada tanggal 12 Juli 2015, saya melakukan reservasi untuk keberangkatan Kamis 30 Juli 2015 Pukul 14 : 50 wib menggunakan maskapai Kalstar Aviation rute Jakarta - Pangkalan Bun dengan harga Rp. 1.309.776.
Pada saat itu, secara tidak langsung saya membuat suatu keseharusan yaitu "saya harus sampai di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ( Jakarta ) sebelum pukul 13 : 00 wib " yaitu 2 jam untuk Baggage Claim, Cari Terminal Keberangkatan, Check In, dan Boarding Pass di hari yang sama sedangkan untuk jarak masing-masing terminal yang ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta cukup jauh, malah bisa-bisa kita harus naik Shuttle Bus yang bisa kita nikmati secara gratis. 
Free Shuttle Bus

Denah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ( Jakarta )


Perlu sahabat ketahui, Kalstar Aviation dengan keberangkatan pukul 14 : 50 wib menuju Pangkalan Bun adalah penerbangan terakhir setiap harinya. Untuk rute Bandar Lampung ( Bandar Udara Radin Inten II ) - Jakarta ( Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta) dibutuhkan lebih dari 50 menit penerbangan dengan keadaan normal ( cuaca oke, Landasan Pacu tidak antre ).
Sehingga saya harus Take Off dari Bandar Udara Radin Inten II ( Bandar Lampung ) paling lambat pukul 12 : 00 wib. Akan tetapi, di jadwal penerbangan rute Bandar Lampung - Jakarta yang mendekati pukul 12 : 00 wib adalah .
  • Maskapai Garuda Indonesia
 Berangkat 10 :50 wib - Tiba 11 : 45 wib.

  • Maskapai Sriwijaya Air
Berangkat 10 : 55 wib - Tiba 11 : 45 wib.
 
Jadi dalam perhitungan ini, saya harus sudah di Bandar Udara Radin Inten II  ( Bandar Lampung ) pukul 10 : 00 wib. Padahal jarak antara Bandara dengan tempat tinggal saya di Kabupaten Mesuji ( sedikit lagi perbatasan Sumatera Selatan ) sangatlah jauh, yaitu sekitar 5 jam perjalanan.
Pada situasi ini saya harus berfikir keras dalam hal akomodasi menuju Jakarta dan bagaimana untuk dapat tiba di Jakarta pada tanggal 30 Juli 2015 sebelum pukul 13 : 00 wib.
Berhubung saya mau berfikir keras, saya lanjutkan nulisnya kapan-kapan lagi ya.. hehhee
Ngetik nya diwarnet dan udah malam pula ... :)
Oke deh, Terima Kasih...!!

Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wabarakatuh : وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Indonesia.
10 September 2015 

Judul: Mudik Lebaranku Kalimantan - Lampung 2015 #Part1
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Mas Sahidin

☞ ℬagikan ℳ elalui ☜♡☞

 
Support : Maskolis | Mas Sahidin
Copyright © 2012. sahidin.com | sebuah catatan pria Bodoh ♂ °❤° - All Rights Reserved
Created by Maskolis | Mas Sahidin Published by Mastemplate
Proudly powered by Blogger